| Atribut Informasi | |
|---|---|
| Judul | Fantastis! Jumlah Jamaah Haji Temanggung Naik Lebih dari 200% |
| Kategori | Sosial |
| Tanggal Infografis | 24 Juni 2026 |
| Tanggal Dibuat | Selasa, 07 Juli 2026 10:41 |
| Tanggal Diupdate | Kamis, |
| File Dokumen | Unduh Lampiran |
Deskripsi
Infografis ini menyajikan gambaran penyelenggaraan ibadah haji Kabupaten Temanggung Tahun 2026. Informasi yang ditampilkan meliputi jumlah jamaah haji selama lima tahun terakhir, persebaran jamaah menurut kecamatan, komposisi berdasarkan jenis kelamin, serta kelompok usia jamaah. Data ini memberikan gambaran mengenai karakteristik jamaah haji asal Kabupaten Temanggung sekaligus perkembangan jumlah keberangkatan dari tahun ke tahun.
Uraian Analisis
"
Pada tahun 2026, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Temanggung mencapai 853 orang, menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Dibandingkan tahun 2022 yang berjumlah 278 jamaah, terjadi peningkatan sebesar 206,83%, menunjukkan tren pemulihan dan peningkatan kuota keberangkatan haji dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan persebaran wilayah, Kecamatan Temanggung menjadi penyumbang jamaah haji terbanyak dengan 157 orang, diikuti Kecamatan Parakan sebanyak 71 orang dan Kecamatan Kandangan sebanyak 66 orang. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga kecamatan tersebut memiliki kontribusi terbesar terhadap jumlah jamaah haji di Kabupaten Temanggung pada tahun 2026.
Dilihat dari karakteristik jamaah, perempuan mendominasi dengan jumlah 451 orang (52,89%), sedangkan laki-laki sebanyak 402 orang (47,11%). Sementara itu, berdasarkan kelompok usia, mayoritas jamaah berusia 50 tahun ke atas, dengan kelompok usia 60–69 tahun menjadi yang paling banyak. Kondisi ini mencerminkan bahwa sebagian besar jamaah merupakan masyarakat yang telah memasuki usia matang dan telah menunggu kesempatan berhaji dalam waktu yang relatif panjang.
Secara keseluruhan, peningkatan jumlah jamaah haji pada tahun 2026 menunjukkan semakin besarnya kesempatan masyarakat Kabupaten Temanggung untuk menunaikan ibadah haji. Data ini juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta penyelenggaraan ibadah haji agar semakin optimal sesuai dengan karakteristik jamaah yang didominasi oleh kelompok usia lanjut.
"