| Atribut Informasi | |
|---|---|
| Judul | Temanggung Panen Protein! Populasi Ternak 2025 Tembus Ratusan Ribu Ekor |
| Kategori | Pertanian |
| Tanggal Infografis | 18 Mei 2026 |
| Tanggal Dibuat | Jumat, 22 Mei 2026 10:12 |
| Tanggal Diupdate | Kamis, |
| File Dokumen | Unduh Lampiran |
Deskripsi
Memotres Peternakan dan Perikanan Kabupaten Temanggung Tahun 2025
Uraian Analisis
"
1. Potret Populasi Peternakan
Sektor peternakan Kabupaten Temanggung tahun 2025 menunjukkan kapasitas produksi pangan hewani yang cukup kuat dengan dominasi unggas dan ternak kecil.
Populasi ternak besar:
- Sapi Potong: 12.439 ekor
- Sapi Perah: 194 ekor
- Kerbau: 168 ekor
- Kuda: 56 ekor
Data ini menunjukkan bahwa sapi potong menjadi komoditas ternak besar utama, jauh melampaui jenis ternak besar lainnya. Hal ini menandakan bahwa subsektor peternakan daging sapi memiliki peran penting dalam penyediaan protein hewani lokal.
Populasi sapi perah yang relatif kecil menunjukkan bahwa subsektor susu belum menjadi fokus utama peternakan daerah.
2. Dominasi Ternak Kecil dan Unggas
Pada kategori ternak kecil dan unggas, skalanya jauh lebih besar.
Ternak kecil:
- Domba: 206.113 ekor
- Kambing: 54.886 ekor
Unggas:
- Ayam Ras: 206.113 ekor
- Ayam Buras: 54.886 ekor
Data ini menunjukkan dominasi yang sangat besar pada sektor unggas dan ternak kecil, yang kemungkinan menjadi sumber utama protein hewani masyarakat karena siklus produksi yang lebih cepat dan biaya pemeliharaan yang lebih rendah dibanding ternak besar.
Populasi ayam ras dan domba yang sama-sama mencapai 206 ribu ekor menunjukkan skala produksi yang sangat besar.
3. Tren Produksi Daging dan Telur
Grafik produksi menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada produksi daging ternak besar.
Temuan utama:
- Produksi daging ternak besar meningkat signifikan pada 2025, menjadi titik tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.
- Daging ternak kecil relatif stabil dengan tren naik.
- Produksi telur ayam ras juga menunjukkan peningkatan meskipun dalam skala lebih kecil.
Kondisi ini mengindikasikan:
- meningkatnya kapasitas produksi peternakan,
- tingginya permintaan konsumsi protein hewani,
- berkembangnya efisiensi budidaya.
Analisis Perikanan
4. Produksi Ikan
Subsektor perikanan menunjukkan kontribusi yang sangat signifikan terhadap penyediaan pangan.
Rincian produksi: