Temanggung Makin Padat! Ini Fakta Kependudukan dan Tenaga Kerja 2025

Kependudukan Jumat, 22 Mei 2026 09:29

Temanggung Makin Padat! Ini Fakta Kependudukan dan Tenaga Kerja 2025

Atribut Informasi
Judul Temanggung Makin Padat! Ini Fakta Kependudukan dan Tenaga Kerja 2025
Kategori Kependudukan
Tanggal Infografis 18 Mei 2026
Tanggal Dibuat Jumat, 22 Mei 2026 09:29
Tanggal Diupdate Kamis,
File Dokumen Unduh Lampiran

Deskripsi

Yuk kita simak bagaimana kondisi penduduk Kabupaten Temanggung Tahun 2025

Uraian Analisis

"1. Perkembangan Jumlah Penduduk Data menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Temanggung mengalami tren peningkatan secara konsisten selama periode 2022–2025, baik pada kelompok laki-laki maupun perempuan. Jumlah penduduk laki-laki meningkat dari: 403.324 jiwa (2022) 412.163 jiwa (2023) 414.995 jiwa (2024) 416.903 jiwa (2025) Sementara jumlah penduduk perempuan meningkat dari: 397.943 jiwa (2022) 405.320 jiwa (2023) 407.885 jiwa (2024) 409.807 jiwa (2025) Secara umum, penduduk laki-laki selalu lebih banyak dibandingkan perempuan selama empat tahun terakhir. Pada tahun 2025, selisih jumlah penduduk laki-laki dan perempuan mencapai sekitar 7.096 jiwa, yang menunjukkan struktur demografi yang relatif seimbang namun tetap didominasi oleh penduduk laki-laki. Jika digabungkan, total penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2025 mencapai sekitar 826.710 jiwa, meningkat dibanding tahun 2022 yang berjumlah sekitar 801.267 jiwa. Hal ini berarti terjadi pertumbuhan penduduk sekitar 25.443 jiwa dalam kurun empat tahun. 2. Persebaran Kepadatan Penduduk Peta kepadatan penduduk menunjukkan bahwa distribusi penduduk di Kabupaten Temanggung tidak merata. Wilayah dengan tingkat kepadatan tertinggi berada di: Parakan Kedu Temanggung Tembarak Selopampang Kepadatan pada wilayah tersebut berada dalam kategori tertinggi, yaitu 1.194–2.558 jiwa per km². Sementara wilayah pinggiran seperti daerah utara dan timur cenderung memiliki kepadatan lebih rendah. Pola ini menunjukkan bahwa konsentrasi penduduk lebih banyak berada di kawasan pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, perdagangan, dan pelayanan publik. Distribusi ini mengindikasikan adanya kecenderungan urbanisasi lokal atau pemusatan aktivitas masyarakat di kecamatan strategis. 3. Penempatan Tenaga Kerja Asal Temanggung Data ketenagakerjaan menunjukkan pola penempatan tenaga kerja yang cukup menarik. Jumlah tenaga kerja berdasarkan penempatan: Antar Kerja Lokal (AKL): 518 orang Antar Kerja Daerah (AKAD): 22 orang Antar Kerja Antar Negara (AKAN): 729 orang Jumlah terbesar berada pada kategori Antar Kerja Antar Negara (AKAN), yaitu tenaga kerja yang bekerja di luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa kesempatan kerja internasional menjadi pilihan dominan bagi tenaga kerja asal Temanggung. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh faktor seperti: daya tarik pendapatan yang lebih tinggi, terbatasnya lapangan kerja lokal tertentu, tingginya minat masyarakat untuk bekerja di luar negeri. Sebaliknya, jumlah tenaga kerja antar daerah dalam satu provinsi sangat kecil, yaitu hanya 22 orang, menunjukkan mobilitas kerja domestik regional yang relatif rendah. 4. Komposisi Pegawai Pemerintah Komposisi pegawai pemerintah di Kabupaten Temanggung terdiri dari tiga kategori utama: ASN: 5.209 orang (57,9%) PPPK: 2.917 orang (32,4%) PPPK Paruh Waktu: 1.344 orang (14,9%) Data ini menunjukkan bahwa ASN masih menjadi komponen terbesar dalam struktur aparatur pemerintahan daerah. Dominasi ASN mengindikasikan bahwa sistem birokrasi Kabupaten Temanggung masih bertumpu pada pegawai tetap sebagai tulang punggung pelayanan publik. Namun, proporsi PPPK yang cukup besar juga menunjukkan adanya transformasi dalam pola manajemen kepegawaian pemerintah menuju model yang lebih fleksibel."